Your search results

Panduan Penyewa

Dikirim oleh designer pada 23 August 2016
| 0

Cara Pintar Mencari Rumah Sewa

Gunakan petunjuk pintar mencari rumah sewa berikut ini untuk membantu Anda dalam mencari, menentukan, pindah ke rumah sewa, dan meninggalkannya.

Mengapa Menyewa?

Ada beberapa alasan mengapa kita menyewa rumah, misalnya mungkin karena belum cukup dana untuk membeli. Menyewa rumah memberikan beberapa keuntungan, seperti:

  • Dengan membayar uang kontrakan setiap bulan, uang sisa pendapatan masih bisa disisihkan untuk mulai mengumpulkan dana demi membeli rumah, misalnya karena Anda punya tujuan investasi atau lainnya.
  • Dengan menyewa, Anda tidak akan dipusingkan oleh biaya perawatan rumah maupun biaya lain, misalnya pajak atau asuransinya.
  • Menyewa rumah juga merupakan solusi yang tepat karena memberikan keleluasaan, terutama bagi Anda yang baru pindah ke kota baru dan belum yakin apakah akan tinggal menetap di sana.
  • Rumah kontrakan bisa mempunyai lokasi dan harga yang lebih baik. Seperti yang kita ketahui, rumah di area yang strategis tidak murah. Menyewa bisa menjadi solusi bagi Anda yang perlu tinggal di area strategis. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), provinsi yang memiliki jumlah pengontrak tertinggi tahun 2015 adalah DKI Jakarta (34%).
  • Jika Anda sudah mempunyai rumah dan ingin mendapat penghasilan dari rumah tersebut, sewakanlah ke orang Anda sendiri bisa mengontrak rumah yang lebih ekonomis.

Jika Anda sudah mempunyai rumah dan ingin mendapat penghasilan dari rumah tersebut, sewakanlah ke orang lain. Anda sendiri bisa mengontrak rumah yang lebih ekonomis.

Bagaimana Cara Memilih Rumah Sewa?

Mencari rumah sewa yang ideal kadang membutuhkan waktu yang lama, terkadang juga sebaliknya. Anda harus tahu apa yang Anda butuhkan (tidak selalu yang Anda inginkan):

  • Jangka waktu pembayaran yang diinginkan, per bulan atau per tahun
  • Batasan anggaran
  • Jumlah kamar tidur dan luas bangunan
  • Lokasi strategis, misalnya dekat dengan tempat kerja dan lainnya
  • Termasuk perabotan atau tidak
  • Berapa daya listrk yang dibutuhkan? Semakin tinggi dayanya maka semakin mahal tagihannya
  • Bolehkah Anda memelihara binatang?
  • Fasilitas dasar rumah, seperti apakah PDAM sudah dipasang atau apakah ada area parkiran?
  • Fasilitas lingkungan, seperti apakah jalan sudah diaspal, bagaimana sistem kebersihan dan keamanan areanya, apakah ada tempat ibadah, dan lainnya?

Pilihlah rumah yang paling cocok dengan kriteria Anda. Di Indonesia, penyediaan rumah sewa lebih banyak ketimbang orang yang mencarinya. Survey BPS tahun 2015 menunjukkan persentase rumah tangga kontrakan Indonesia adalah 8% jika dibandingkan dengan yang milik sendiri. Jika Anda sabar, niscaya rumah sewa impian akan berada di tangan Anda.

Bagaimana Cara Bernegosiasi dengan Pemilik?

Di Indonesia, tawar-menawar lumrah dilakukan setiap orang. Berikut ini beberapa tips untuk menentukan penawaran yang pas:

  • Ketahuilah bahwa harga yang ditawarkan biasanya masih bisa dinegosiasikan. Cari tahu mengenai pasaran harga rumah dengan fasilitas serupa, yang terletak di sekitar area yang Anda inginkan.
  • Penyewaan rumah dalam jangka waktu yang lebih lama (biasanya 2 tahun atau lebih) dapat disertai penurunan harga.
  • Jika Anda tidak keberatan dengan harga sewa yang ditentukan pemilik tetapi mungkin belum punya 100% jumlah uang yang harus dibayarkan, bernegosiasilah mengenai tahap-tahap pembayaran untuk sewa tahunan. Sebagian pemilik rumah mungkin mau menerima pembayaran sewa dalam beberapa tahap.
  • Hindari ketentuan uang jaminan (security deposit) atau usahakan mencari uang jaminan yang paling rendah.
  • Mintalah pemilik menambah fasilitas, misalnya memasang kanopi untuk parkiran mobil.
  • Usulkan kepada pemilik untuk mengizinkan oper kontrak pada masa sewa. Anda mungkin nanti harus pindah ke kota lain. Jika ini terjadi, Anda dapat mengoper masa sewa ke orang lain agar uang yang sudah Anda keluarkan tidak hangus begitu saja
  • Perbaikan/penambahan fasilitas pada rumah yang dilakukan oleh penyewa mungkin bisa mengurangi harga sewa (misalnya dengan membuat gazebo di taman).

Perlukah Diadakan Daftar Inventoris dan Check List Rumah?

Ya. Kedua belah pihak akan lebih terjaga dengan adanya daftar inventaris perabot serta check list rumah. Daftar tersebut mencatat kondisi awal dan akhir rumah yang Anda tempati. Jika Anda merawat rumah dengan baik (tanpa kurang suatu apa pun), uang jaminan Anda seharusnya dikembalikan penuh tanpa masalah.

Apa Saja Hak Penyewa?

Pahami hak dan tanggung jawab Anda sebagai penyewa, apalagi ketika ada kontrak yang mengikat kedua belah pihak.

Perawatan Rumah oleh Pemilik

Tetapkan secara jelas bagian mana yang merupakan tanggung jawab Anda dalam perawatan rumah dan mana tanggung jawab pemilik. Umumnya, sesuatu yang bersifat permanen dan struktural adalah bagian pemilik, misalnya perbaikan atap rumah yang bocor atau pipa air di dalam rumah. Bagaimana dengan tanggungan Anda? Tanggungan ini biasanya terkait dengan operasional rumah sehari-hari, misalnya penambahan freon untuk AC dan penggantian kunci rumah yang rusak karena penggunaan.

Hak Guna Anda

Anda tentunya ingin menggunakan rumah sebagai suaka pribadi, yaitu sebagai tempat untuk bebas mengekspresikan diri. Misalnya, cari tahu apakah Anda bisa mengganti cat atau menggantung lukisan di dinding.

Jika ada perubahan harga

Setelah menempati rumah selama beberapa saat, ada kemungkinan pemilik menaikkan harga sewanya. Bertanyalah apakah sebelumnya ada kenaikan dan mintalah pemilik memberitahukan secara tertulis beberapa bulan sebelumnya.

Jika pembayaran Anda tertunggak

Walaupun kita berusaha sebaik mungkin untuk mengelola keuangan, terkadang muncul situasi yang tak terduga. Bersikaplah jujur kepada pemilik dan jelaskan situasi Anda. Pemilik mungkin bersedia menunggu atau mengizinkan Anda mencari teman serumah untuk berbagi ongkos sewa. Jika masih tidak bisa dilunasi dan perjanjian sewa terpaksa harus dibatalkan, pemilik nantinya harus memberi tahu kapan rumah wajib dikosongkan. Usahakan untuk tetap bersikap sopan dan santun. Akhiri kesepakatan Anda dengan baik.

Jika Rumah Dijual Pemilik

Peraturan Pemerintah no.4/1994 pasal 13 atas Penghunian Rumah oleh Bukan Pemilik di Indonesia menyatakan “Pemindahan hak milik atas rumah yang sedang dalam hubungan sewa menyewa tidak mengakibatkan hapusnya atau terputusnya hubungan sewa menyewa rumah.” Ingatkan pemilik (baik pemilik lama maupun baru) mengenai hal ini.

Kapan Pemilik Berhak Mendatangi Rumah

Pemilik tidak bisa seenaknya mengunjungi rumah tanpa membuat janji dengan penyewa, Tetapkan ketentuan mengenai jumlah hari yang dibutuhkan sebelum Anda dapat mengatur janji temu dengan pemilik.

Peraturan dalam keadaan darurat

Sebaliknya, dalam keadaan darurat, pemiilik tidak wajib membuat janji untuk mengunjungi rumah. Contoh keadaan seperti ini adalah ketika Anda sedang pergi ke luar kota dan ada kebocoran pipa air di kamar mandi. Jika demikian, pemilik berhak masuk rumah untuk memperbaikinya.

Pindah ke Rumah Baru

Mulai menempati rumah baru pilihan Anda adalah saat yang menyenangkan sekaligus merepotkan, karena ada begitu banyak hal yang harus dibenahi. Setelah semua urusan perjanjian sewa rampung, mulailah mengatur aktivitas pindahan. Berhati-hatilah dalam memasukkan barang bawaan ke rumah. Pastikan tidak terjadi kerusakan pada lantai maupun dinding. Siapkan daftar inventaris (jika diperlukan) untuk memisahkan mana barang milik Anda dan mana barang milik pemilik. Jika Anda memiliki barang berharga, ada baiknya Anda juga menggunakan jasa asuransi. Bila masih ada tempat, sisihkan perabot pemilik yang tidak terpakai dan simpan dengan rapi.

Menghentikan Kontrak Sewa

Jika Anda menghentikan sewa sebelum waktunya, ketahuilah bahwa pada jenis kontrak tertentu, Anda kemungkinan besar dikenakan penalti. Pahami hal ini. Namun, jika tidak ada klausul penalti, pastikan Anda tetap memberi kabar kepada pemilik secara tertulis. Beritahukan jauh-jauh hari sebelumnya mengapa Anda hendak menghentikan sewa. Pemilik juga wajib memberitahukan kepada penyewa jika dia tiba-tiba ingin membatalkan sewa.

Pemberitahuan untuk Mengosongkan Rumah

Sesuai perjanjian, beri pernyataan tertulis kepada pemilik bahwa Anda akan mengosongkan rumah pada tanggal yang disepakati. Siapkan rumah sesuai kondisi awal, tanpa memperhitungkan kondisi aus oleh pemakaian yang wajar. Bawalah barang milik Anda sendiri, jangan sampai barang pemilik terbawa.

Menyiapkan Rumah untuk Ditinggalkan

Sayangnya, banyak masyarakat Indonesia belum paham aturan menyewa rumah. Akan tetapi, ini bukan berarti kita tidak berusaha sebaik mungkin untuk memberikan yang terbaik. Bersihkan rumah sewa Anda, rapikan tamannya, dan buang sampah pada tempatnya. Jagalah hubungan baik, siapa tahu Anda akan berbisnis dengan pemilik rumah di kemudian hari.

Inspeksi Akhir Masa Sewa

Jika memungkinkan, hadirilah inspeksi akhir sewa bersama dengan agen properti Anda. Si Agen akan membandingkan catatan yang dibuat pada awal dan akhir sewa. Di sinilah daftar inventaris dan check list rumah berandil besar. Jika tidak ada masalah berarti, uang jaminan akan kembali kepada Anda dalam jumlah penuh.

Mendapatkan Bantuan Mengenai Sewa Menyewa

Di Indonesia, hukum sewa-menyewa tidak serinci di negara maju. Kita belum punya badan sewa sendiri yang khusus menangani urusan ini. Akan tetapi, kita bisa berkonsultasi dengan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia. Yayasan ini akan membantu Anda menyelesaikan masalah semaksimal mungkin, dengan asas musyawarah/mufakat. Namun, jika masalah tak kunjung tuntas, Anda bisa melaporkannya ke pengadilan setempat.

  • Pencarian Pintar

    Rp 0 to Rp 1,500,000

    More Search Options