Your search results

Temukan Penyewa yang Tepat

Dikirim oleh designer pada 26 October 2016
| 0

Properti Anda (atau properti milik klien Anda) mungkin kosong/segera kosong. Jika demikian, sekarang saatnya untuk menarik perhatian para calon penyewa agar mereka siap menempati properti tersebut dan memberikan penghasilan tambahan bagi Anda. Langkah-langkah berikut akan membantu memaksimalkan kampanye beriklan Anda serta menemukan penyewa terbaik untuk properti Anda.

Proses mencari penyewa baru bisa menghabiskan waktu, termasuk karena mempersiapkan sesi inspeksi (yang mungkin berlangsung beberapa kali), menyeleksi lusinan pertanyaan, dan menemui calon-calon penyewa. Hidup membantu mempermudah proses ini dengan menyediakan platform beriklan yang sempurna agar Anda bisa memasarkan properti ke pasar yang tepat dan mengurangi waktu yang diperlukan untuk mengurus sisa proses sewanya.

Di mana saya harus mulai?

Mulailah dengan membuat listing di Hidup. Lakukan ini dengan log in (klik *di sini* untuk mendaftar akun baru) dan membuat iklan baru untuk properti Anda.

Gunakan foto-foto berkualitas tinggi, terutama untuk bagian kamar tidur, kamar mandi, dapur, area ruang tamu, dan fitur-fitur serta fasilitas yang menurut Anda akan menarik perhatian penyewa. Dalam deskripsi, pastikan Anda menuliskan detail-detail ukuran kamar yang akan disewakan, apakah harga sewa sudah mencakup perabot atau tidak, akses transportasi, barang-barang/fasilitas apa saja yang termasuk dan tidak, bonus-bonus untuk mendukung gaya hidup, serta hal-hal tertentu lainnya yang juga penting. Menjelaskan properti dengan padat dan sedetail mungkin akan mempersingkat proses menemukan rekan sekamar/penyewa yang tepat bagi properti tersebut. Klik di sini.untuk membaca tips dari kami tentang cara menulis deskripsi properti yang baik.

Kesan pertama:

Kesan pertama merupakan hal yang penting, jadi pastikan properti Anda berada dalam kondisi sebaik mungkin. Properti yang baik dan dirawat dengan benar pasti juga menarik perhatian calon penyewa yang baik pula. Akan tetapi, ini bukan berarti Anda perlu memiliki properti yang paling bergengsi di lokasi yang sangat strategis, hanya untuk menarik perhatian penyewa yang sempurna. Yang terpenting, Anda harus bertanya kepada diri sendiri, apa Anda akan merasa nyaman atau tidak tinggal di properti tersebut, peningkatan apa saja yang akan menarik perhatian, dan lain-lain. Memberikan peningkatan-peningkatan kecil, seperti wastafel atau lapisan cat baru bisa dilakukan dengan harga terjangkau dan dapat meningkatkan biaya sewa properti Anda.

Shortlist

Shortlist/daftar pendek adalah daftar singkat yang berisikan beberapa item pilihan Anda – dalam hal, ini nama-nama calon penyewa. Setelah mengiklankan properti dan dihubungi oleh para penyewa potensial, tentukan yang mana saja yang paling cocok untuk menyewa properti Anda.

Memilih penyewa yang tepat sangat penting, karena penyewa yang salah dapat menciptakan mimpi buruk, baik bagi Anda sebagai pemilik rumah atau klien yang Anda wakili. Jika Anda seorang pengelola atau investor properti berpengalaman, Anda mungkin pernah berurusan dengan penyewa seperti ini – Anda tentunya paham betapa situasinya membuat frustrasi.

Tips-tips di bawah ini, yang berguna membantu Anda dalam memilih penyewa, akan membantu menghindarkan situasi stres di masa depan.

Referensi adalah kuncinya

Ketika Anda sudah punya shortlist, periksalah referensi calon penyewa satu per satu. Mintalah referensi dari pengelola properti sebelumnya yang mereka tinggali, pekerja, dan orang-orang lain yang mereka kenal secara pribadi. Gunanya adalah memahami sifat alami penyewa, kemampuan tanggung jawab, dan karakteristik pribadi mereka agar Anda bisa tenang memilih mereka sebagai penyewa – tanpa harus khawatir tentang kerusakan properti atau pembayaran yang terlewat (tergantung pada perjanjian sewa yang kalian setujui).

Asuransi

Patikan Anda memperhitungkan biaya asuransi untuk melindungi rumah dari kerusakan apa pun yang disebabkan oleh penyewa serta bencana alam. Menyelesaikan proses seleksi awal calon penyewa secara mendetail akan mengurangi risiko kerusakan properti. Meski demikian, ingatlah bahwa tidak ada hal yang 100% aman.

Waktu inspeksi

Anda harus bertemu calon penyewa sebelum menerimanya secara final. Kenal diri calon penyewa saat inspeksi properti untuk melihat sikapnya, dan apakah Anda bisa mempercayainya untuk menghargai properti dan barang-barang milik Anda.

Nyalakan alarm kewaspadaan Anda:

Anda harus mampu menganalisis saat memeriksa daftar pelamar dan memilih calon-calon penyewa terbaik. Periksalah apakah barang-barang di properti sebelumnya dikembalikan oleh penyewa atau tidak. Jika tidak, cari tahu alasan di baliknya. Lebih penting lagi, periksa kembali semua identifikasi yang diberikan oleh para calon sebelum Anda memilihnya sebagai penyewa.

Ikuti kata hati Anda

Jika Anda merasa negatif atau tidak yakin tentang seorang calon, lupakan dia dan periksa yang berikutnya. Memilih calon penyewa yang tepat adalah hal yang sangat penting. Jika Anda tidak terburu-buru menyewakan properti, lupakan rencana Anda dan iklankan kembali properti tersebut. Lebih baik properti Anda tidak disewa daripada dihuni oleh penyewa yang buruk.

mnc-insurance
  • Pencarian Pintar

    Rp 0 to Rp 1,500,000

    More Search Options